ANGGOTA MANGROF SELALU TERBUKA UNTUK SEMUA DAN SIAP BERSAUDARA DENGAN SESAMA PEMANCING

Selasa, 06 Desember 2011

Rock Fishing Blitar 4-5 desember 2011

Pada Sabtu 4 Desember 2011 MANGROF ( Malang Rock Fishing ) Malang mencari spot mancing yang agak menantang, tidak tanggung-tanggung kali ini yang dipilih adalah tebing pantai Blitar selatan. Gambar diatas adalah spot kelompok sebelah kiri ( Tomas, Heri, Suesbandi dan Aris )
Sedang gambar dibawah ini adalah jalan yang kita lewati untuk menuju spot dua tebing.
    Gambar atas adalah jalan menuju tebing sebelah kanan.....begitu terjal dan menantang.Gambar bawah herimangrof kecapekan dan perlu istirahat ketika berangkat pulang.



Jalan terjal dan curam melewati 5 bukit kita lalui dan kita lewati jalan - jalan seperti ini pada malam hari. Pukul 7 malam kita titipkan kendaraan dan jalan kaki sampai tujuan pukul 11 malam. Ada 3 kelompok setelah di spot. Yang pertama di tebing kiri dan yang kedua di tebing kanaan. Sedang kelompok 3 adalah yang tidak bisa melanjutkan perjalanan karena kecapekan. Sehingga kelompok 3 hanya bikin tenda di bawah tebing dan tidak mancing.
Gambar atas menunjukkan betaopa sulitnya medan yang dilalui, dan gambar bawah menunjukkan medan hutan.

Video dari MANGROF team ketika turun dari tebing : KLIK disini
Gambar bawah adalah patok tanda perbatasan kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar.


NihVideo ketika mancing di tebing sebelah kiri : 

                                  Pulau di depan kita ini akan menjadi spot kita bulan depan Insya Alloh.....begitu menggiurkan.







Album selengkapnya mancing tebing MANGROF : KLIK DISINI


Selasa, 10 Mei 2011

ROCK CHASTING Pantai Nglepek Malang Selatan

ROCK FISHING
MANCING TEBING ala MANGROF Team
( Malang Rock Fishing ) Malang Jawa Timur
Malang Selatan sangatlah terkenal dengan Pantai Selatanya yang masih belum banyak dijangkau masyarakat. Selain Pantai yang sudah punya nama semisal Pantai Balai Kambang, Kondang Merak, Sendang Biru dan Ngliyep, ternyata masih banyak pantai yang sangat indah dan cocok untuk digunakan spot mincing tebing.
Keunikan mancing karangan/rock fishing ini adalah : dari sekali trip akan kita dapatkan tiga kegiatan menarik sekaligus, hiking, camping dan mancing. Hiking, karena untuk menuju ke suatu spot tertentu kita kadang harus berjalan menyusuri jalan setapak di sekitar lahan penduduk, tepi pantai, naik turun bukit dan baru nyampai lokasi. Camping, setelah sampai lokasi, kadang kita bermalam dengan beralas batu karang dan beratap langit, mau bawa tenda lebih sip. Dan tentunya mancing itu sendiri. Jadi bisa juga disebut sebagai salah satu jenis sportfishing. Selain itu, pemandangan indah yang menghampar di sekitar spot juga sungguh menarik.


Kebanyakan waktu yang dipergunakan untuk mancing karangan ini adalah malam hari, karena menurut pengalaman, di malam hari ikan-ikan besar banyak yang keluar untuk mencari makan. Kalau siang hari jarang ada report mancing karangan dapat ikan besar.
Berbagai jenis ikan bisa didapatkan saat mancing karangan, terutama sejenis kakap, ada kakap merah, kakap batu, kerapu, layur, barakuda dsb.



Teknik mancing karang/atau rock fishing ini kita melempar umpan dari atas tebing berkarang yang ketinggiannya bervariasai antara 5 m sampai dengan 20 meter tergantung lokasinya, setelah itu joran mau dipegangi atau cuma ditancapkan dengan sebuah "stand" di karang tersebut.. karena kebanyakan mancing malam hari, banyak penggemar mancing yang mengakalinya dengan memasang "stick light"/pospor di ujung jorannya sebagai indikator strike.
Ada dua macam rangkaian yang biasa dipergunakan oleh penggemar mancing karangan di jogja ini, yang pertama rangkaian jebluk/dasaran dan rangkaian apung/mengambang


Piranti yang digunakan :
Joran/Rod :
Joran yang dipergunakan dalam mancing karangan/rock fishing ini kebanyakan joran yang panjangnya sekitar 4 meter, hard action/agak kaku. Bisa teleskopik atau yang 3 pieces.
Reel :
Reel yang dipergunakan biasanya yang ukuran besar, untuk menampung senar/line yang lumayan panjang
Senar/Line :
Senar yang dipakai pada awalnya kebanyakan menggunakan senar monofilament namun sekarang ini sudah banyak yang menggunakan benang PE dengan ukuran sampai 80 lbs. Senar mono yang masih dipergunakan biasanya berukuran minimal 0.60 mm.
Timah/Sinker :
Untuk mancing dasaran, timah yang dipakai biasanya berbobot minimal 100 gram.
Hook/mata pancing :
Mata pancing yang dipergunakan kebanyakan ukuran besar (No.20-26)
Umpan :
Umpan yang dipergunakan biasanya : ikan utuh (tongkol, kembung, banjar, belanak dsb) untuk target ikan besar yang dipasang pada rangkaian/rig bermata 3-5 mata pancing. Sedangkan untuk target ikan kecil bisa menggunakan umpan ikan tongkol/kembung fillet.
Rigging/Rangkaian :
Untuk mancing dasar biasanya mengunakan rangkaian sebagai berikut : pancing-neklin-swivel-timah-swive- main line, pancingnya minimal 3 biji agar umpan bisa terpasang sempurnya pada umpan utuh dan jika strike ikan kemungkinan hook up sempurna bisa lebih besar.
Untuk rangkaian kambang, rangkaian diatas timahnya diganti yang lebih kecil dan tinggal dikasih pelampung ber pospor sebagai strike indikator.
Nah dari pengalaman ini silahkan penghobi mincing tebing yang akan mampir tuk Rock Fishing di daerah Malang Selatan. ( Salam Strike ) ====Sumber : Jogja Angler
Album / foto yang lain silahkan klik :
albummancing di Pantai Nglepek 7-8 Mei 2011

                                                            SALAM STRIKE MANIA